Laman

Sabtu, 29 Oktober 2011

KOLESTEROL dan TIPS MENGENDALIKANNYA #2 ,TABEL KANDUNGAN KOLESTEROL PADA MAKANAN.

Sudah banyak orang mengetahui bahwa tinggi kadar kolestrol dalam tubuh menjadi pemicu munculnya berbagai penyakit, seperti: hipertensi,  jantung koroner dan stroke.

Namun perlu diketahui pula tidak semua kolestrol berdampak buruk bagi tubuh. Hanya kolestrol yang termasuk kategori LDL (Low Density Lipoprotein) saja yang berakibat buruk sedangkan jenis kolestrol HDL (High Density Lipoprotein) merupakan kolestrol yang dapat melarutkan kolestrol jahat dalam tubuh. Batas normal kolesterol dalam tubuh adalah 160-200 mg. Kolesterol merupakan bagian dari lemak (lipid) yang sebagian besar diproduksi dalam tubuh tepatnya di hati (sekitar 70%) dan sisanya berasal dari makanan atau diet. sebenarnya kolesterol merupakan unsur yang dibutuhkan oleh tubuh. Namun, jika kadarnya berlebihan di dalam tubuh akan menyebabkan berbagai penyakit. Langkah-langkah berikut ini diketahui dapat mengendalikan kadar kolesterol dalam darah.

Umumnya dokter menyarankan agar kadar kolesterol total seseorang berada di bawah 200 mg/dL, dengan kadar LDL (kolesterol jahat) di bawah angka 130, dan HDL (kolesterol baik) berada di atas angka 40. HDL sering disebut ‘kolestrol baik’ sangat bagus bagi tubuh kita karena dapat mengurangi resiko serangan jantung.


Tabel Kandungan Kolesterol dari per 10 gr bahan makanan

No. Nama Kandungan Kategori
1 Putih telur ayam 0 Sehat
2 Teripang (haisom 0 Sehat
3 Ubur-ubur 0 Sehat
4 Susu sapi tanpa lemak (nonfat) 0 Sehat
5 Daging ayam pilihan tanpa kulit 50 Sehat
6 Daging bebek pilihan tanpa kulit 50 Sehat
7 Ikan sungai biasa 55 Sehat
8 Daging sapi pilihan tanpa lemak 60 Sehat
9 Dagin babi pilihan tanpa lemak 60 Sehat
10 Daging kelinci 65 Sehat
11 Daging kambing tanpa lemak 70 Sehat
12 Ikan ekor kuning 85 Sehat
13 Daging asap 98 Sekali-sekali
14 Iga sapi 100 Sekali-sekali
15 Iga babi 105 Haram
16 Daging sapi 105 Sekali-sekali
17 Burung dara 110 Sekali-sekali
18 Ikan bawal 120 Sekali-sekali
19 Daging sapi berlemak 125 Sekali-sekali
20 Lemak sapi 130 Sekali-sekali
21 Lemak kambing 130 Sekali-sekali
22 Daging babi berlemak 130 Sekali-sekali
23 Keju 140 Hati-hati
24 Sosis daging 150 Hati-hati
25 Kepiting 150 Hati-hati
26 Udang 160 Hati-hati
27 Kerang/siput 160 Hati-hati
28 Belut 185 Hati-hati
29 Santan Kelapa 185 Hati-hati
30 Lemak babi 200 Berbahaya
31 Susu sapi 250 Berbahaya
32 Susu sapi krim 280 Berbahaya
33 Coklat (cacao) 290 Berbahaya
34 Mentega/margarine 300 Berbahaya
35 Jeroan sapi 380 Berbahaya
36 Jeroan babi 420 Berbahaya
37 Kerang putih/remis/tiram 450 Berbahaya
38 Telur ayam 500 Berbahaya
39 Jeroan kambing 610 Berbahaya
40 Cumi-cumi 1.170 Dilarang
41 Kuning telur ayam 2.000 Dilarang
42 Otak sapi 2.300 Dilarang
43 Otak babi 3.100 Haram
44 Telur burung puyuh 3.640 Dilarang

Sumber: Singapore General Hospital

Orang sering terfokus pada jumlah total kolestreol dan jumlah LDL, tetapi mengesampingkan jumlah HDL yang merupakan kolesterol baik dan berfungsi seperti sapu untuk membersihkan kelebihan kolesterol jahat (LDL) dari saluran/pembuluh darah. Pada beberapa kasus yang dialami kolegaku yang “bersahabat” dengan problem jantung, mereka mempunyai total kolesterol rendah, namun HDL juga rendah.

Kadar kolesterol menurut National Cholesterol Education Program adalah:
•    Total kolesterol kurang dari 200 mg/dL
•    Kadar kolesterol HDL lebih dari 40 mg/dL
•    Kadar kolesterol LDL kurang dari 100 mg/dL
•    Kadar trigliserida kurang dari 150 mg/dL.

Menambah suplemen alami dari makanan,antara lain asam lemak omega 3 (didapat dari ikan), omega 6 (di dapat dari kedelai, jagung), omega 9 (minyak zaitun satu sendok per hari, alpukat dan kacang rebus)dapat mengurangi ancaman dari kolesterol jahat.

Mengkonsumsi fitosterol

Fitosterol bisa didapatkan dari kacang-kacangan dan biji-bijian. Agar lebih optimal penyerapannya, bahan pembawa fitosterol harus susu.
Untuk menurunkan kadar LDL, Anda harus mengurangi asupan lemak jenuh. Lemak jenuh biasanya ditemukan di produk hewani, misalnya daging, susu, krim, mentega, dan keju. Ada juga lemak jenuh yang berasal dari nabati misalnya santan, minyak kelapa, dan lemak nabati.
Namun banyak juga makanan yang mengandung lemak tidak jenuh sehingga sangat efektif menurunkan kadar kolesterol.
1. Kacang kedelai
Kacang kedelai dan turunannya, alias kedelai yang sudah diolah misalnya menjadi tahu, tempe, susu kedelai, dan tepung kedelai mengandung isoflavon, yaitu zat yang bisa menekan LDL.
Tapi ingat, meski nikmat tahu dan tempe bisa tidak efektif menurunkan kolesterol bila diolah dengan sembarangan. Misalnya, digoreng dengan minyak jelantah atau dicampur santan. Sebab, santan dan minyak goreng adalah sumber lemak jenuh.
Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) menganjurkan untuk mengonsumsi sedikitnya 25 gram protein kedelai per hari untuk menurunkan kadar kolesterol.
2. Kacang-kacangan
Kacang adalah sumber serat larut yang sangat tinggi. Mengonsumsi serat larut bisa mengurangi kolesterol. Mengonsumsi kacang seperti buncis, kacang merah, kacang panjang secara teratur selama enam minggu bisa mengurangi kadar kolesterol sebanyak 10%.
3. Ikan Salmon
Ikan salmon sangat baik karena mengandung asam Omega-3 yang bisa menurunkan LDL dan trigiserilda serta meningkatkan HDL. Salmon mengandung EPA dan DHA yang baik untuk kesehatan jantung.
The American Heart Association merekomendasi paling tidak dua porsi per minggu untuk mendapatkan manfaat maksimal. Selain salmon, ikan tuna, trout, sarden, makerel, dan hering juga baik.
4. Alpukat
Alpukat adalah sumber lemak tidak jenuh yang bisa meningkatkan level HDL. Sayangnya, alpukat tinggi kalori, sehingga harus dikombinasikan dengan sayur-sayuran yang bisa menekan kalori.
Satu buah alpukat berukuran sedang mengandung 300 kalori dan 30 gram lemak tidak jenuh sedangkan kebutuhan tubuh manusia normal adalah 1.800 kalori dan 30 gram lemak tidak jenuh per harinya.
5. Bawang Putih
Sejak ribuan tahun lalu, bawang putih sudah dipercaya mengandung banyak zat yang baik untuk kesehatan manusia. Bangsa Mesir Kuno memakai bawang putih untuk meningkatkan stamina.
Di masa modern, bawang putih dipakai untuk menurunkan kolesterol, mencegah pembekuan darah, menurunkan tekanan darah, dan melindungi tubuh dari infeksi.
Hasil penemuan paling mutakhir, bawang putih bisa mencegah partikel kolesterol menempel di dinding pembuluh darah.
6. Bayam
Bayam mengandung banyak lutein. Lutein adalah zat penting yang bisa menjaga kesehatan dan ketajaman fungsi mata. Lutein juga ternyata bisa menjaga kesehatan jantung karena bisa mencegah lemak menempel di pembuluh darah. Dianjurkan, memakan bayam setiap hari sekitar setengah mangkuk untuk hasil maksimal.
7. Margarin
Beberapa jenis margarin bisa menurunkan kadar kolesterol. Misalnya margarin dari minyak biji bunga kanola
8. Mede, Almon, dan Kenari
Lemak tak jenuh tunggal, di dalam kacang mede, almon, dan kenari adalah bahan makanan rendah lemak yang baik untuk kesehatan jantung.
Kacang-kacangan itu juga mengandung vitamin E, magnesium, dan phytochemical yang terkait erat dengan kesehatan jantung. Sayangnya, seperti alpukat, kacang-kacang ini sangat tinggi protein. Jadi, jangan rakus makan kacang agar manfaatnya benar-benar maksimal.
9. Teh
Teh, mau diminum dingin atau panas, sama saja manfaatnya. Teh mengandung antioksidan yang bisa membuat pembuluh darah rileks sehingga terhindar dari pembekuan darah.
Antioksidan di dalam teh, yaitu flavonoid bisa mencegah oksidasi yang menyebabkan LDL menumpuk di pembuluh darah. Menikmati segelas teh setiap hari bisa memenuhi kebutuhan antioksidan.
10. Cokelat
Cokelat ternyata sehat. Tentu saja, cokelat yang dicampur terlalu banyak susu mengandung terlalu banyak lemak. Jadi, pilihlah cokelat hitam atau pahit. Cokelat sehat karena mengandung banyak antioksidan dan flavanoid. Cokelat putih, tidak mengandung zat itu sehingga kurang sehat dikonsumsi.(dari berbagai sumber)

KOLESTEROL dan TIPS MENGENDALIKANNYA #1

Kolesterol

Dalam tubuh terdapat lemak terdiri dari kolesterol jahat yang biasa disebut LDL (Low Density Lipoprotein) dimana lemak ini dapat menempel pada pembuluh darah. Sedangkan kolesterol baik yang dikenal dengan HDL (High Density Lipoprotein) merupakan lemak yang dapat melarutkan kandungan LDL dalam tubuh. Kolesterol normal dalam tubuh adalah 160-200 mg, maka penumpukan kandungan LDL harus dicegah agar tetap dalam keadaan normal. Berikut beberapa tips agar kita dapat mengontrol kolesterol dalam darah.

Tips Mengendalikan Kolesterol

Berikut ini beberapa tips yang bisa kita lakukan untuk mengendalikan kolesterol, dan sepertinya gampang-gampang susah heeee :
  • Diet

    Konsumsi makanan yang rendah lemak dan kolesterol. Misalnya dengan mengkonsumsi susu tanpa lemak dan mengurangi konsumsi daging. Pilihlah makanan dengan kandungan lemak tak jenuh daripada kandungan lemak jenuh. Minyak yang digunakan untuk menggoreng secara berulang-ulang dapat meningkatkan kadar kolesterol, maka ada baiknya kita mengurangi konsumsi makanan yang digoreng.
  • Konsumsi makanan berserat

    Lebih banyak mengkonsumsi makanan berserat seperti gandum, kacang-kacangan, sayur-sayuran dan buah-buahan. Jenis makanan ini dapat menyerap kolesterol yang ada dalam darah dan mengeluarkannya dari tubuh.
  • Konsumsi antioksidan

    Antioksidan banyak terdapat dalam buah-buahan seperti jeruk, strawbery, pepaya, wortel, atau labu. Mengkonsumsi bawang putih secara teratur juga dapat menurunkan kadar kolesterol.
  • Hindari alkohol dan merokok

    Dengan merokok atau mengkonsumsi alkohol, kolesterol akan mudah menumpuk dalam aliran darah.
  • Olahraga

    Berolahraga secara teratur sesuai dengan umur dan kemampuan. Jaga agar berat tubuh Anda tetap ideal.
Itulah beberapa hal yang dapat kita lakukan untuk mengendalikan "keliaran" kolesterol yang ada didalam tubuh kita.

Jumat, 28 Oktober 2011

10 Hal Yang Dapat Mengurangi Stres dan Segarkan Pikiran Anda

Stres memang sudah menjadi bagian dari hidup kita sehari-hari, tetapi bukan berarti kita bisa menyepelekannya. Stres tidak hanya memberi dampak negatif bagi aktivitas kita sehari-hari tetapi juga pada kesehatan kita. Bahkan stres diyakini sebagai penyebab berbagai macam penyakit hingga kematian mendadak. Nah, oleh karena itu, mulailah kurangi stres dan segarkan pikiran Anda dengan langkah tepat!
1.Kurangi Natrium
Terlalu banyak mengkonsumsi natrium, entah itu berupa garam maupun makanan olahan lainnya, bisa memicu rasa kembung muncul akibat yang menyebabkan tubuh menyimpan lebih banyak air dan juga memicu risiko tekanan darah tinggi. Kurangi asupan natrium dengan memilih makanan segar dan hindari makanan olahan maupun kalengan.
2.Mulailah Berolahraga
Ketika marah atau stress, banyak orang melampiaskannya dengan makan. Ini dikenal dengan emotional eating. Ada juga yang melampiaskannya dengan merokok, atau meneguk secangkir kopi. Saat Anda mulai merasa stres, siapkan diri untuk melakukan olahraga ringan seperti berlari atau jogging. Olahraga selama 10 menit mampu memberikan Anda dorongan mental.
3.Hindari Emotional Eating
Menangani stres dengan emotional eating dapat berisiko pada kesehatan Anda. konsumsilah buah-buahan dan sayuran. Hindari karbohidrat olahan atau makanan manis karena dapat meningkatkan kadar gula darah Anda dan bisa membuat Anda gemuk.
4.Tidurlah yang Cukup
Kurang tidur akan membuat mood mudah berubah dan membuat kantung mata terlihat hitam sehingga penampilan Anda kurang maksimal. Tidurlah selama 7-8 jam pada malam hari untuk mengisi ulang energi dan menurunkan level stres. Kurangi konsumsi kafein terutama menjelang tidur.
5.Lakukan Hal Baru
Rutinitas baru akan mempertemukan Anda dengan kondisi yang baru. Cobalah mengambil rute baru menuju tempat bekerja atau makan makanan baru untuk sarapan agar Anda tetap fresh setiap hari.
6.Jalan Keliling Komplek
Jika Anda tidak sempat ke gym, cobalah berjalan keliling lingkungan rumah Anda dan menyapa orang-orang di sekitar untuk membantu mendapatkan kembali energi Anda.
7.Konsumsi Serat
Serat dapat membantu Anda merasa cepat kenyang sehingga asupan makan Anda lebih sedikit yang membantu menurunkan berat badan. Serat juga membuat kesehatan jantung Anda terjaga lebih baik.
8.Fokus Pada Masa Kini
Menyadari di mana posisi Anda berada saat ini dan menganalisa apa yang terjadi akan membantu Anda memahami situasi dan menurunkan tingkat stres. Lepaskan pikiran tentang masa lalu atau masa depan, dan fokus pada yang terjadi saat ini.
9.Hubungi Dokter
Kita semua pasti pernah berusaha mengabaikan sakit kepala, rasa nyeri, atau kondisi kesehatan lainnya yang mengganggu. Jika Anda membiarkan masalah kesehatan ini tanpa pengobatan, bersiaplah terkena penyakit kronis. Periksakan diri Anda ke dokter untuk mengobati masalah fisik dan mental.
10.Isi Pikiran Anda
Isi pikiran melalui cara yang baru agar otak Anda merasa lebih fresh misalnya dengan mendengarkan rekaman motivasi, mengisi teka-teki silang, atau bergabung dengan komunitas hobi Anda. Hobi baru akan membuat Anda tetap aktif secara mental dan fisik.
Lakukanlah 10 hal ini untuk mengatasi kelelahan dan stress untuk membuat hidup dan pikiran Anda menjadi lebih fresh!